Rabu, 23 April 2014

Petuah

   Aku heran akan satu dua hal, yang kurasa berbeda beberapa bulan kebelakang. Tidak sama seperti yang kurasakan sebelumnya.

   Aku merasakan ada satu dua hal, yang dahulu selalu menjadi superior di hatiku sekarang telah berubah menjadi inferior. bahkan terasa minoritas. Entah, tidak seperti dulu. sesuatu hal yang selalu aku banggakan, tapi apa sebenarnya yang aku banggakan ?

   Aku mulai menyadari, bahwa apa yang teman-teman ku bilang dulu sesungguhnya tidak banyak kekeliruan. Mungkin sebelumnya aku hanya "menolak" meng-iya kan pendapat mereka. Tappi, yaa akhirnya aku mulai menyadari apa yang mendasari mereka berpendapat seperti itu.

Kalau tidak ingin terkena panas, jangan mendekati api. 

Kalau takut terkena ombak, jangan berumah di tepi pantai.


Selasa, 04 Maret 2014

Iseenng ~

Karena hujan menghembuskan dingin
Maka rindu tak ingin ia hadir
Bolehlah hadir sesekali
Tapi bukan untuk sendiri

Karena mentari melepas hangat
Maka rindu ingin ia dekat
Bolehlah ia menjauh
Tapi bukan untuk berkeluh

Kamis, 20 Februari 2014

Kepada Tuan

Riak-riak perasaan 
Yang aku rasakan
Hanya dapat aku katakan
Kepada Tuan
Yang pernah merasakan

Desir-desir kegelisahan 
Yang aku resahkan
Hanya dapat saya Kisahkan
Kepada Tuan
Yang pernah diresahgelisahkan


Butir-butir kekecewaan
Yang aku kecamkan
Hanya dapat dijelaskan
Kepada Tuan
Yang tak berniat menjelaskan

Satu-satu kenyataan
Yang aku dustakan
Hanya dapat aku katakan
Kepada Tuan
Yang enggan merasakan

Sabtu, 15 Februari 2014

Typography Lyric Video (Part : 1)

Haaiii kawaaann :D kali ini gue akan mem-post beberapa Lyric Video dari lagu-lagu favorite gue. dan gue post ini karena terinspirasi dari blog temen gue Hanifah Lestari ^-^
langsung saja Cekidot !





Owl City - The Bird And The Worm

Owl City - Fireflies

Rihanna feat Eminem - The Monster

Macklemore and Ryan Lewis - Can't Hold Us


The Script - Hall Of Fame

Sabtu, 25 Januari 2014

Bingung milih Universitas...

Hai hai semua, udah lama gak curhat-curhatan di blog ini. Maka dari itu, kali ini aku akan sedikit curhat tentang apa yang lagi gue rasain. Santai-santai, bukan masalah percintaan dan kawan-kawannya ko, tapi ini merupakan masalah serius yang akan kalian hadapi kalau sudah mendekati akhir kelas 3 SMA. YAP ! apa lagi kalau bukan masalah memilih Universitas.



Sebenarnya ini nyambung dengan post-an gue sebelumnya tentang minat bakat gue yang belum “diketemukan” . Dari sisi itu saja udah buat gue bingung. Beberapa macam artikel yang gue baca, selalu menempatkan minat dan bakat di urutan paling atas untuk memilih Universitas idaman, karena kalau tidak sesuai dengan apa yang kita suka nanti kuliah kita jadi ogah-ogahan. Dan inilah masalahnya, apa yang membuat gue benar-benar tertarik ??? -__-

Kalau di ingat-ingat, dari kecil gue pengin banget jadi dokter (seperti kebanyakan anak kecil lainnya). Umur semakin bertambah, mulai ada minat minat lainnya Guru, Dokter hewan, Dosen, Psikolog, sampai jadi tim kesehatan nya sepak bola favorite gue ._. (ini serius). Tapi, semakin  banyak pilihan, semakin bingung juga untuk memilih. Benar sekali ungkapan 
“Hidup itu pilihan, dan pilihan ada di tangan kita”
 Sedangkan tangan kita ada 2, jadi kita akan selalu bertemu yang namanya pilihan. Kanan atau kiri, maju atau mundur, melangkah atau berhenti, suka atau tidak suka, bergerak atau diam. Semua nya pilihan dan semuanya butuh pertimbangan.

Jumat, 20 Desember 2013

Daun ( Karya : Sapardi Djoko Damono )

     


    Siapa yang bertanggung jawab bahwa daun berwarna hijau ? Hujan sama sekali tidak memasalahkannya. Ia malah agak heran kenapa muncul pertanyaan semacam itu. Ia tahu benar, meskipun berulang kali diiguyur daun tidak juga luntur. Ia juga suka membersihkan debu yang menempel pada daun sehingga tampak hijau. mungkin matahari yang punya ulah itu ; maksudnya menyulap daun menjadi hijau. Habis, siapa lagi ? 

     Tetapi matahari memang tidak pernah menanggapi pertanyaan yang konyol semacam itu ; ia menikmati tugasnya setiap hari sebagai mata uang terus-menerus mengawasi kita. Diam-diam memang diakuinya bahwa ia juga ikut bertanggung jawab atas itu, meskipun tugasnya juga menyihir daun menjadi kecoklat-coklatan, sesuatu yang sebenarnya sama sekali tidak disukainya.

   Jadi, siapa yang bertanggung jawab ? Angin lagi, juga tidak berminat menjawab pertanyaan aneh itu. Sebenarnya ia malah merasa ikut bertanggung jawab atas kelanjutan tugas yang tidak disukai matahari itu. Ia bertugas menggoyang-goyang daun yang sudah coklat agar lekas gugur, sebab tidak jarang daun tetap bertahan pada tangkainya meskipun tidak hijau lagi. Ia juga tidak menyukai tugas ini, sebab jika ada daun yang bersikeras demikin, ia harus berputar sekencang-kencangnya agar daun itu luruh. Tetapi akibat sampingannya adalah terlalu banyak daun yang masih hijau ikut lepas dari tangkainya. Itu artinya ia bisa dianggap sudah melampaui tugasnya.

          Semua itu tidak menjawab pertanyaan siapa yang bertangung jawab bahwa daun berwarna hijau. Tetapi, siapa pula yang mengajukan pertanyaan itu ? gerutu si tukang kebun.
------

Cinta Dalam Doa



Bagaimana caranya menjelaskan rindu 
kepada seseorang yang entah di mana saat ini
Untukmu yang disana,
terkadang mata ini iri kepada hati
Karena kau ada dihatiku namun tidak tampak di mataku

Untukmu yang disana,
Aku tidak memiliki alasan pasti mengapa sampai saat ini masih menunggumu
Meski kau tak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan
Hati ini meyakini bahwa kau ada
Meski entah di belahan bumi mana

Untukmu yang disana,
Mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama
tersenyum menatap rembulan yang sama
di sanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu
Maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya
Aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintai-Nya


 
Design Downloaded from Free Blogger Templates | Free Website Templates